Senin, 01 November 2010

Teks Upacara Bendera "Disiplin dan Persiapan Ujian Nasional"

Teks Upacara Bendera "Disiplin dan Persiapan Ujian Nasional"

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Yang Terhormat Bapak Kepala Sekolah
Yang kami hormati Bapak/Ibu Guru serta jajaran Tata Usaha
Para Siswa sekalian yang berbahagia dan kami banggakan

Sebagai awal kata, marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Allah Swt Tuhan Yang Maha Kuasa, atas perkenan karunia dan ridlo-Nya, pada hari ini; senin, 01 November 2010 dapat menjalankan upacara bendera tanpa halangan suatu apa. Sholawat dan salam senantiasa kita curahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, para pengikutnya yang saleh dan salehah hingga akhir zaman.
Peserta upacara yang berbahagia,
Sebelum kami memberikan amanat upacara dan meskipun nanti ada mengheningkan cipta, kami mengajak kepada peserta upacara berkenan kiranya untuk berdoa sejenak, mendoakan negeri ini dan saudara-saudara kita yang sedang terkena cobaan berupa letusan gunung merapi di sleman Jogjakarta dan Tsunami di kepulauan mentawai Sumatra Barat, mudah-mudahan saudara-saudara kita yang sudah meninggal mendapat ampunan dan Ridho dari Allah Swt, dan saudara-saudara kita yang masih hidup senantiasa sabar dan tabah menghadapi cobaan yang sedang menimpa, berdoa mulai……, berdoa selesai.

Peserta upacara yang kami hormati
Kami berdiri di sini selaku Pembina upacara, ada 3 (tiga) hal amanat upacara yang akan kami sampaikan pada kesempatan upacara kali ini ;

1.Menyikapi pelaksanaan upacara hari ini,petugas upacara sudah baik dan mudah-mudahan ini menjadi contoh petugas upacara pada senin yang akan datang shingga petugas upacara senin depan akan lebih baik. Demikian halnya peserta upacara, kami menilai juga sudah cukup baik, meskipun jika kami mengamati sekilas masih tetap saja ada peserta yang masih kurang khidmat dalam mengikuti upacara, misalnya dalam hal sikap sempurna dan ketika penghormtan bendera. Mudah-mudahan dengan khidmadnya pelaksanaan upacara, akan menambah semangat patriotisme dan nasionalisme kita kepada Negara yang kita cintai INDONESIA….
2.Menyikapi penyakit KUBER dan KUDIS (alias kurang kebersihan dan kurang kedisiplinan) di sekolah yang kita cintai, akhir-akhir ini kepedulian para siswa terhadap kebersihan dan semangat kedisiplinan cenderung ada penurunan. Kerbersihan dan kedisiplinan adalah tanggung jawab kita semua, Guru/karyawan dan terutama para siswa sekalian. Kenapa kebersihan perlu kita evaluasi? Ini terbukti masih saja ada para siswa yang masih hobby membuang sampah di sembarang tempat; baik di halaman kelas, ruang kelas maupun di dalam laci meja kelas. Terkait dengan kedisiplinan; masih kami jumpai siswa yang terlambat masuk sekolah, rambut yang KURAP alias (kurang rapi), membawa kendaraan bermotor dengan tidak berhelm; yang semestinya menurut UU Lalu Lintas seusia siswa SMP belum diperbolehkan membawa kendaraan bermotor.
Untuk itu pada kesempatan ini kami mengajak kepada peserta upacara mari kita jaga kebersihan sekolah yang kita cintai dan tingkatkan kedisiplinan kita sebagai ciri khas warga sekolah yang kita cintai.
3.Khusus pesan untuk kelas IX, bahwa menurut kalender pendidikan kelas Sembilan hanya tinggal beberapa bulan, untuk itu para siswa kelas IX harus sudah mempersiapkan sejak dini menghadapi Ujian Nasional (UNAS), dan ini sudah diawali di sekolah kita yakni dengan mengadakan Try Out. Untuk itu Kepada para Siwa kelas IX kami berharap ikuti Try Out dengan sepenuh hati, agar pelaksanaan Ujian Nasional nanti dapat dilaksanakan sesuai dengan harapan, yakni lulus seratus (100) persen. UNAS itu bukanlah suatu MONSTER yang menakutkan para siswa sekalian, sehingga tidak perlu ditakuti, tetapi justru harus kita dekati, kita cintai dan pada akhirnya kita hadapi. Terkait UNAS kami akan memberikan tips menghadapi UNAS, mudah-mudahan dapat bermanfaat.

a.Pra Ujian Nasional (sebelum Ujian)
1)Disiplin Membagi Waktu
Artinya Sebelum ujian, ini berarti mulai saat ini, para siswa untuk rutin belajar minimal 1-2 jam setiap hari.
2)Perbanyak Latihan Soal
Artinya para siswa sekalian harus lebih giat untuk mencoba soal-soal Ujian Nasional sehingga ketika Ujian berlangsung tidak kaget ataupun gerogi menghadapi soal Ujian.
3)Berdoa
Artinya apapun yang kita lakukan jangan pernah lupa akan Dzat Yang Maha Kuasa yaitu Allah Swt, karena dengan Kekuasaan-Nya semua yang kita lakukan akan dapat kita laksanakan sesuai dengan rencana dan harapan.
b.Hari H Ujian
1)Persiapan yang matang
2)Tenang dan Percaya Diri
3)Jawab soal-soal Ujian secara Strategis
4)Sisihkan waktu untuk memeriksa ulang jawaban
5)Berdoa dan Tawakal.

Peserta Upaca yang berbahagia, demikian amanat upacara yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat untuk kita semua. Akhir kata, apabila ada kebaikan itu semata-mata datang dari Allah Swt dan apabila ada kekurangan itu karena datang dari kebodohan kami, untuk itu berkenan kiranya untuk di maafkan.

Wassalamu'alaikum wr.wb.

2 komentar:

  1. trims.... ini sangat membantu para bapak dan ibu guru yang kehabisan ide untuk mengisi amanat pembina upacara

    BalasHapus